|
Atom & Radiasi
|
Ketika radiasi nuklir mengenai materi, ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi, yaitu radiasi akan dibelokkan, diserap (berinteraksi) atau diteruskan.
Secara umum, interaksi radiasi dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu interaksi radiasi partikel bermuatan (alpha dan beta), radiasi partikel yang tidak bermuatan (neutron) dan yang terakhir adalah radaisi gelombang elektromagnetik/foton (radiasi gamma dan sinar-x). Karena ketiga jenis radiasi ini memiliki karakteristik yang berbeda, maka interaksi yang terjadi pun akan berbeda.
Interaksi radiasi partikel bermuatan
Ada tiga kemungkinan interaksi radiasi yang dapat terjadi ketika suatu partikel bermuatan mengenai materi, yaitu ionisasi, eksitasi dan brehmstrahlung. Ketika menumbuk suatu materi, radiasi alpha yang memiliki massa dan muatan
|
|
Pada inti atom yang tidak stabil (radioisotop atau inti radioaktif) secara spontan akan berubah menjadi inti atom lain yang lebih stabil sambil memancarkan energi radiasi. Radiasi yang dipancarkan tersebut dapat berupa partikel alpha (α), partikel beta (β), atau sinar gamma (γ).
Peluruhan Alpha (α)
Peluruhan alpha dominan terjadi pada inti-inti tidak stabil yang relatif berat (nomor atom lebih besar dari 80. Dalam peluruhan ini akan dipancarkan partikel alpha (α), yaitu suatu partikel yang terdiri atas dua proton dan dua neutron. Partikel α mempunyai massa 4 sma dan muatan 2 muatan elementer positif. Partikel α secara simbolik dinyatakan dengan simbol 2He4 karena identik
|
|
Radiasi merupakan salah satu mekanisme perambatan energi dari sumber energi (radiasi) ke lingkungannya tanpa memerlukan medium atau bahan penghantar tertentu. Radiasi memiliki dua sifat yang khas, yaitu tidak dapat dirasakan secara langsung oleh indra manusia dan dapat menembus berbagai jenis bahan. Karena kedua sifat inilah untuk menentukan ada atau tidaknya radiasi nuklir, diperlukan suatu alat pembantu yang disebut sebagai alat pengukur radiasi. Dengan alat ini dapat ditentukan kuantitas, energi maupun dosis radiasi.
Kuantitas radiasi
Kuantitas radiasi adalah jumlah radiasi per satuan waktu persatuan luas pada suatu titik pengukuran. Besaran ini berbanding lurus dengan aktivitas sumber dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara
|
|
Apa itu radiasi?
Radiasi dapat diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Salah satu contoh sumber radiasi yang sudah kita kenal adalah matahari. Matahari yang kita kenal memberikan cahaya dan panas. Tanpa sinar matahari tidak akan ada kehidupan di bumi ini, akan tetapi harus diakui terlalu banyak sinar matahari yang mengenai tubuh bisa jadi sangat berbahaya. Karena itu jumlah paparan sinar matahari harus kita batasi. Efek dari panas matahari biasanya dicegah dengan menggunakan kacamata hitam, topi, pakaian dan pemakaian tabir surya.
Setiap hari makhluk hidup berinteraksi di lingkungan dengan level radiasi pengion yang cukup signifikan. Kebanyakan dari kita bisa
|
|
Ditinjau dari proses terbentuknya, unsur-unsur radioaktif atau sumber-sumber radiasi lainnya yang ada di lingkungan ini dapat dikelompokkan ke dalam dua golongan besar, yaitu sumber-sumber radiasi alam dan sumber-sumber radiasi buatan. Dikatakan sebagai sumber radiasi alam karena sumber-sumber itu sudah ada semenjak alam ini lahir. Di samping sumber-sumber radiasi alam, kita juga mengenal adanya sumber-sumber radiasi buatan, yaitu sumber radiasi yang proses terbentuknya melibatkan intervensi manusia, baik sumber radiasi tersebut sengaja dibuat untuk maksud-maksud tertentu atau merupakan hasil samping dari pemanfaatan teknologi nuklir oleh umat manusia. Dalam hal ini sumber radiasi tersebut tidak sengaja dibuat oleh manusia. Berikut ini akan dibahas
|
|
Fusi atau sering disebut reaksi termonuklir adalah reaksi nuklir yang terjadi karena proses penggabungan dua inti atau dua partikel inti ringan menjadi inti atau partikel inti yang lebih berat sambil melepaskan (atau dapat juga menyerap) sejumlah energi. Reaksi fusi dari partikel-partikel inti yang lebih ringan dari partikel inti atom besi akan menghasilkan energi (reaksi eksotermis), sedangkan reaksi nuklir dari partikel-partikel inti yang lebih berat dari partikel inti besi akan menyerap energi (reaksi endotermis). Energi yang dibebaskan dari reaksi fusi sangat besar, bahkan Bumi tempat habitat manusia dipasok energinya dari reaksi fusi yang terjadi di Matahari. Berikut ini diberikan contoh-contoh reaksi
|
|
Reaksi Fisi
Telah dikemukakan sebelumnya bahwa terdapat empat tipe umum reaksi nuklir, yaitu reaksi fisi, reaksi fusi, transmutasi inti dan peluruhan radioaktif. Dari empat tipe reaksi nuklir tersebut, reaksi fusi dan reaksi fisi adalah dua reaksi nuklir yang cukup dikenal karena aplikasinya yang sangat fenomenal di bidang militer pada saat perang dingin antara USA dan Uni Soviet.
Reaksi fisi adalah proses reaksi nuklir yang terjadi karena inti atom terbelah menjadi partikel-partikel inti yang lebih ringan karena tertumbuk oleh partikel inti lain. Reaksi fisi merupakan reaksi nuklir eksotermis yang akan menghasilkan partikel inti yang lebih ringan (sering disebut produk fisi), beberapa partikel neutron,
|
|
Transmutasi inti atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir. Di alam berlangsung transmutasi nuklir natural yang terjadi pada unsur radioaktif yang secara spontan meluruh selama kurun waktu bertahun-tahun dan akhirnya berubah menjadi unsur yang lebih setabil. Transmutasi nuklir buatan dapat dilakukan dengan menggunakan reaktor fisi, reaktor fusi atau alat pemercepat partikel (particle accelerator). Transmutasi nuklir buatan dilakukan dengan tujuan mengubah unsur kimia atau radioisotop dengan tujuan tertentu. Limbah radioaktif yang dihasilkan dari reaktor nuklir yang mempunyai umur sangat panjang dapat saja ditransmutasikan menjadi radioisotop yang lebih stabil dan
|
|
Sejarah konsep atom
Spekulasi mengenai keberadaan atom sebagai pembentuk materi muncul pada zaman Yunani Kuno sekitar tahun 500 SM. Pada masa itu muncul dua aliran mengenai pembentuk benda, yaitu aliran Aristoteles dan aliran Anaxagoras, Leucippus dan Democritus. Aristoteles menyatakan bahwa materi dapat terus menerus dibagi, sedangkan Democritus dkk sebaliknya. Mereka mempostulasikan bahwa semua materi terbentuk dari kumpulan partikel yang disebut atom. Kata atom sendiri berasal dari kata atomos yang memang artinya sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep mengenai atom ini tidak mengalami perkembangan yang berarti hingga awal abad 19.
Di awal abad 19 (th 1808), penelitian yang dilakukan John Dalton dkk
|
|
A
Accelerator :akselerator : Alat yang dapat mempercepat laju suatu partikel bermuatan atau ion hingga mencapai kecepatan yang sangat tinggi mendekati kecepatan cahaya.
Actinides : aktinida : unsur-unsur yang memiliki jumlah proton 89 atau lebih dan memiliki sifar kimia yang mirip dengan unsur actinium. Semua unsur aktinida adalah radioaktif dan umumnya memiliki waktu paruh panjang dan pemancar alpha
Activity : aktivitas : jumlah peluruhan per satuan waktu pada suatu unsur radioaktif. Satuan aktivitas dinyatakan dalam Becquerel (Bq) yaitu satu peluruhan per detik.
Alpha (particle) : partikel alpha : partikel bermuatan positif yang dipancarkan pada saat terjadinya peluruhan radioaktif. Partikel alpha terdiri dari 2 proton
|
Total Results: 10
|
|