|
Teknik Nuklir di Bidang Pangan
|
Studi hubungan tanah dan tanaman dapat dilakukan dengan mengaplikasikan teknik isotop, baik isotop yang bersifat stabil maupun isotop yang bersifat radioaktif. Prinsip aplikasi isotop dalam hal ini adalah untuk membedakan asal suatu unsur hara, baik antara unsur hara dari dalam tanah maupun unsur hara yang berasal dari sumber hara lain yang ditambahkan ke dalam tanah.Hasil studi dapat digunakan untuk berbagai tujuan yang terkait dengan efisiensi pemupukan, yaitu;
Menentukan waktu terbaik pemberian pupuk
Mengetahui kontribusi nutrisi dari berbagai jenis sumber hara yang berbeda
Menentukan efisiensi optimal penggunaan pupuk
Menentukan fiksasi N2 oleh tanaman legum
Mengetahui akar aktif tanaman dan mempelajari pola perakaran tanaman
Isotop yang umum digunakan
|
|
Teknik Serangga Mandul (TSM) merupakan suatu cara pengendalian vektor yang ramah lingkungan, efektif, dan potensial. Teknik ini disebut juga sebagai pengendalian spesifik species, yaitu membunuh vektor dengan vektor itu sendiri (autocidal technique). Cara kerja teknik inipun relatif mudah, yaitu mengiradiasi koloni serangga jantan di laboratorium, kemudian melepaskannya ke habitat secara periodik. Akibat pelepasan serangga ke habitat, maka lama kelamaan di lokasi pelepasan tersebut akan terjadi penurunan populasi, yang secara otomatis akan menurunkan jumlah penderita DBD, karena tingkat kebolehjadian perkawinan antara serangga mandul dan serangga fertil menjadi makin besar dari generasi pertama ke generasi berikutnya. Akibatnya presentase fertilitas populasi serangga di
|
|
Mutasi buatan pada tanaman dapat dilakukan dengan mengiradiasi organ reproduksi tanaman seperti biji, stek batang, serbuk sari, akar rhizome, kalus dan sebagainya. Radiasi dapat dimanfaatkan untuk pemuliaan tanaman dalam rangka meningkatkan keragaman genetik sehingga memungkinkan untuk melakukan seleksi genotip sesuai dengan aspek pemuliaan yang dikehendaki. Mutasi buatan dapat menimbulkan perubahan genetik tanaman baik ke arah positif maupun negatif, dan bersifat baka (dapat diwariskan pada generasi berikut). Mutasi yang terjadi ke arah “sifat positif” merupakan mutasi yang dikehendaki oleh pemulia tanaman pada umumnya, dan sifat positif yang dimaksud tergantung pada tujuan pemuliaan tanaman.
Pemuliaan tanaman dengan teknik nuklir dapat diawali dengan
|
|
Radiasi pengion dapat pula dimanfaatkan untuk pengawetan bahan makanan, menghambat pertunasan, menunda pematangan, disinfestasi serangga/hama gudang, dekontaminasi bakteri patogen dan mensterilkan produk pangan dari segala bentuk cemaran mikroba. Proses sterilisasi makanan dengan radiasi pengionini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit melalui makanan dan memperpanjang masa simpan. Makanan yang telah diiradiasi tidak mengalami perubahan nilai nutrisi dan tidak membuat makanan bersifat radioaktif.
Teknik pengawetan bahan pangan secara konvensional misalnya cara fisika (pemanasan, pendinginan, pembekuan, dan penekanan) dan penambahan bahan kimia (penggaraman, penambahan bahan pengawet kimia, dan antibiotik) dilakukan terutama untuk makanan olahan, akan tetapi kadang-kadang memiliki kendala yang tidak dapat dihindarkan. Untuk mengatasi
|
|
Teknik serangga mandul (TSM) dengan iradiasi gamma bertujuan untuk pengendalian haman tanaman dan vektor penyakit pada manusia. Serangga pada stadium pupa diiradiasi dengan sinar gamma untuk menghasilkan hama jantan mandul dan kemudian dilepaskan di suatu daerah atau lahan pertanian untuk bersaing kawin dengan serangga hama di lapangan. Jantan mandul tersebut akan kawin dengan betina normal di dalaerah tersebut dan menghasilkan telur tanpa embrio atau tanpa keturunan. Hasil pelepasan ini akan menurunkan populasi pada generasi berikutnya. Bila beberapa generasi berturut-turut dilepaskan hama mandul sembilan kali jumlah hama lapangan maka dari generasi ke generasi populasi hama akan terus menurun sampai nol.
TSM telah
|
|
Reproduksi dan kesehatan ternak
Radiasi sinar gamma sumber 60Co dapat dimanfaatkan untuk pengembangan vaksin ternak, melemahkan agen penyakit patogen menjadi non patogen, tetapi masih mempunyai kemampuan menstimulasi tanggap kebalpada ternak. Disamping itu pemanfaatan senyawa yang telah ditandai dengan isotop atau radioisotopjuga dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah hormon reproduksi tertentu dalam rangka meningkatkan kinerja reproduksi ternak.
Vaksinyang dikenal saat ini dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu,vaksin hidup (live vaccine), vaksin dimatikan (killed vaccine) dan vaksin sub unit.
Vaksin radiasi yang sedang dikembangkan termasuk jenis vaksin hidup, dengan melemahkan bakteri atau parasit menggunakan iradiasi. Pembuatan vaksin dengan cara melemahkan organisme penyebab
|
|
Impian untuk menuju kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan kedelai nasional sudah di depan mata. Pada tanggal 22 Juli 2010 Menteri Pertanian melalui Surat Keputusan nomor 2602/Kpts/SR.120/7/2010 telah merilis Mutiara 1 sebagai varietas unggul baru. Mutiara 1 merupakan hasil penelitian Harry Ismulyana peneliti Pusat Aplikasi Teknologi Isotop Radiasi (PATIR) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan menggunakan teknik iradiasi. Dengan menggunakan metode yang sama, sebelum penemuan Mutiara 1 BATAN sudah menghasilkan 4 varietas unggul kedelai, yaitu Muria, Tengger, Meratus dan Rajabasa.
Yang istimewa dari Mutiara 1 adalah memiliki ukuran biji yang super besar yaitu dengan berat sekitar 23,2 gram per 100 butir, jauh
|
|
Satu lagi varietas unggul padi hasil karya anak bangsa berhasil dikontribusikan untuk menambah keragaman varietas unggul padi nasional. Varietas ini termasuk tanaman padi yang cocok untuk lahan basah, bersifat aromatik (berbau harum) dan mudah beradaptasi di berbagai kondisi lahan. Karena merupakan keturunan dari Varietas Pandan Wangi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Cianjur, varietas baru ini kemudian diberi nama Pandanputri.
Berawal dari kondisi bahwa varietas Pandanwangi yang masih sangat sulit untuk bisa diproduksi secara massif, maka Prof. Dr. Ismachin pemulia tanaman dari Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan rekayasa genetika terhadap Pandanwangi dengan menggunakan teknik
|
|
Padi lokal merupakan aset plasma nutfah nasional yang perlu dilestarikan. Setiap varietas padi lokal memiliki keistimewaan yang menjadi ciri khas dari daerah penyebarannya. Sebut saja Pandanwangi dari Cianjur, Rojolele dari Delanggu, Kewal dari Serang serta Pegagan dari Sumatera Selatan. Varietas Pandanwangi merupakan padi aromatik dengan wangi yang khasdan tergolong dalam kelas ekslusif dengan harga jualyangtinggi sertatahan harga. Ciri-ciri varietas ini antara lain tinggi tanaman diatas 1 meter, tidak tahan rebah, berumur panjang (160-180 hari)sertarasa nasiyangenak dan wangi. Umur tanaman yang panjang dan daya adaptasi yang rendahmerupakan kekurangan dari varietas ini. Pandanwangi varietas asli hanya dapat tumbuh dengan rasa dan kualitas
|
|
Pemanfaatan TN dalam bahasan kali ini akan lebih ditekankan pada pemanfaatan TN di Bidang Peternakan, khususnya yang dapat digunakan untuk mendukung peningkatan kinerja reproduksi ternak ruminansia (memamah biak), khususnya pada ternak sapi. Peningkatan efisiensi reproduksi ternak sapi telah lama dilakukan, yaitu dengan mengaplikasikan teknologi kawin suntik, atau yang lebih dikenal dengan Inseminasi Buatan (IB). Dengan IB, ternak akan dipantau gejala birahinya (secara visual), yang kemudian bila birahi ini terpantau maka kawin suntik akan segera dilakukan.
Data terakhir menunjukkan kisaran kawin suntik mencapai 85%, dari seluruh cara yang dapat ditempuh untuk ternak menjadi bunting, sehingga cukup efektif untuk program peningkatan efisiensi
|
Total Results: 11
|
|