|
Sebenarnya Indonesia sudah mengoperasikan tiga unit reaktor nuklir untuk keperluan penelitian serta beberapa fasilitas nuklir yang meliputi fabrikasi elemen bakar nuklir, produksi isotop, pengolahan limbah nuklir dan iradiator/akselerator. Semua fasilitas tersebut dioperasikan dan dirawat oleh SDM Indonesia.
Sampai saat ini memang Indonesia belum mempunyai atau mengoperasikan PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir), akan tetapi didasari oleh pertimbangan bahwa kebutuhan energi listrik nasional mengalami peningkatan terus seiring dengan pertumbuhan ekonomi sedangkan cadangan sumber energi fosil, khususnya minyak bumi, sudah semakin menipis, maka pilihan untuk mulai membangun dan mengoperasikan reaktor nuklir sebagai pembangkit tenaga listrik tidak dapat dielakkan lagi.
Wajar saja kalau muncul pertanyaan atau
|