Bookmark and Share
Bahan Bakar Nuklir
Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) adalah salah satu instalasi nuklir di Kawasan Nuklir Serpong. Instalasi ini digunakan untuk litbang teknologi produksi bahan bakar nuklir untuk reaktor daya (PLTN), yaitu:     Pemurnian dan konversi Yellow Cake menjadi serbuk UO2 derajat nuklir, dan     Fabrikasi perangkat bakar nuklir untuk PLTN tipe reaktor air berat (HWR). Proses produksi serbuk UO2 derajat nuklir diawali dari proses pelarutan bahan baku Yellow Cake, kemudian pemurnian, pengendapan dan pengeringan ADU (amonium diuranat), kalsinasi UO3 menjadi U3O8, reduksi U3O8 menjadi UO2 serta pasivasi serbuk UO2. Produk serbuk UO2 kemudian dikirim ke bagian fabrikasi untukdiproses lebih lanjut menjadi produk akhir berupa perangkat bakar
Uranium merupakan sumber energi dengan kelimpahan sungguh sangat besar, yaitu 13000 TW tahun. Sebagai perbandingan, kelimpahan energi dari batubara adalah 680 TW tahun. Sedangkan kelimpahan energi dari minyak dan gas  adalah 400 TW tahun. Adapun komsumsi energi dunia pada tahun 2000 adalah 14 TW tahun, dan pada tahun 2100 diproyeksikan sekitar 55 TW tahun. (TW adalah singkatan dari terrawatt, dan 1 TW = 1.000.000.000.000 W). Uranium di kerak bumi terdeposit bersama-sama dengan mineral lainnya. Agar dapat menghasilkan energi yang efisien, uranium harus diolah melalui serangkaian tahapan proses yang panjang dan komplek dibanding pemrosesan bahan bakar fosil seperti batubara, minyak, dan gas.
Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth, seorang ilmuwan Jerman. Nama Uranium diambil dari nama planet Uranus yang ditemukan 8 tahun sebelumnya. Uranium terbentuk bersamaan dengan terjadinya bumi. Karena itu uranium dapat diketemukan di setiap batuan dan juga di air laut. Batuan yang mengandung uranium kadar tinggi disebut batuan uranium atau ”uranium ore” atau ”pitch-blende” Saat ini dan di masa depan, uranium merupakan sumber energi penting mengingat kelimpahannya  yang cukup besar. Meskipun demikian uranium dikategorikan sebagai sumber energi tak-terbarukan atau ”non-renewable energy source”. Cadangan uranium yang telah diketahui secara pasti saat ini dan dapat dipungut dengan biaya kurang dari 130 USD/kgU adalah
Plutonium(Pu) di isolasi untuk pertama kalinya pada taun 1941 di Amerika oleh Glenn T.Seaborg dan rekan-rekannya. Unsur ini merupakan logam berat, keras dan brittle  seperti cast iron, dapat dilelehkan, cast and machines. Plutonium merupakan unsur alam, karena bereaksi dengan oksigen membentuk plutonium oksida di udara, hanya sebagian kecil saja yang dapat terdeteksi. Plutonium pada bentuk plutonium oksida bersifat stabil, insoluble (tidak larut) di dalam air dan memiliki titik lebur yang tinggi. Selain itu juga dapat direaksikan dengan uranium dioksida untuk membuat bahan bakar MOX (Mixed Oxides), yang dapat dipergunakan direaktor thermal seperti PWR. Plutonium merupakan bagian dari aktinida, yaitu kelompok yang terdiri
 
1
Total Results: 4
0003304336  


  PUBLIKASI   NUCLEAR MILE STONES    POLLING
Buku, Booklet,Leaflet dan Article
1896  Ahli fisika Perancis Henri Becquerel menemukan gejala radioaktivitas ketika plat-plat fotonya diburamkan oleh sinar dari
Setujukah Anda dengan pembangunan PLTN di Indonesia?

About Us | Contact Us | Privacy | Term Of Use
Copyright © Tim Pengelola Website Infonuklir, 2010. All right reserved
Ged.Perasten, Jl. Lebak Bulus No 49, Jakarta Selatan 12070. Telp 021 7659401 Fax 021 75913833
This site best view with Firefox version 3 or latest, and 1024 x 768px screen resolution