|
Generasi PLTN
|
Uranium hidrida (UH3) adalah senyawa yang mempunyai sifat unik. Dalam senyawa ini, atom uranium dikelilingi oleh tiga atom hidogen. Senyawa ini bila dipanaskan sampai pada temperatur lebih kurang 550oC maka senyawa akan mengalami desosiasi dan atom hidrogen akan lepas dari atom uranium induknya. Sebaliknya bila temperatur uranium turun di bawah temperatur desosiasi uranium hidrida, maka atom uranium akan mudah mengikat atom hidrogen membentuk senyawa uranium hidrida.
Dalam teori reaktor nuklir, diketahui bahwa uranium-235 sebagai bahan fisil akan lebih mudah berfisi bila tertumbuk oleh neutron lambat (disebut juga neutron termal) daripada bila tertumbuk oleh neutron cepat. Bila atom uranium-235 berfisi, maka atom
|
|
Sejak PLTN komersial pertama dikembangkan pada tahun 50-an hingga saat ini, generasi PLTN mengalami perkembangan yang cukup pesat.
PLTN Generasi I
PLTN generasi pertama dikembangkan pada rentang waktu tahun 50-an hingga tahun 60-an. PLTN generasi pertama ini merupakan prototipe awal dari reaktor pembangkit daya yang bertujuan untuk membuktikan bahwa energi nuklir dapat dimanfaatkan dengan baik untuk tujuan damai. Contoh PLTN generasi pertama ini adalah Shippingport (tipe PWR), Dresden (tipe BWR), Fermi I (tipe FBR) dan Magnox (tipe GCR).
PLTN Generasi II
PLTN generasi kedua dikembangkan setelah tahun 70-an, PLTN ini merupakan suatu pedoman klasifikasi desain dari reaktor nuklir. PLTN generasi II dijadikan sebagai reaktor
|
|
Generasi keempat terbaru -GeneralAtomics GT-MHR dan PBMR Afrika Selatan -siap untuk menggantikan reaktor standar yang telah menghasilkan energiselama 40 tahun. Reaktor-reaktor baru bertemperatur tinggi ini hampir 50 persen lebih efisien daripada reaktor nuklir konvensional, dan sangat aman.
Untuk memahami mengapa, terlebih dahulu perlu dipahami bagaimana reaksi nuklir berantai terjadi dan bagaimana cara pengendaliannya, sehingga dihasilkan panas yang akan memutar turbin dan menghasilkan listrik.
Reaksi fisi merupakan pembelahan inti atom unsur berat, seperti uranium, yang selama proses pembelahan akan menghasilkan panas, yang ribuan kali lebih besar dari pembakaran batubara, minyak atau gas alam dalam jumlah yang sama.
Artist's conception of the General Atomics 285-mw
|
|
Very High Temperature Reactors(VHTR) adalah salah satu dari enam tipe desain reaktor generasi ke-4 (Gen-IV), yang dalam waktu dekat akan mulai diwujudkan. VHTR adalah reaktor Gen-IV yang desainnya diturunkan dari desain High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR). Prototipe HTGR telah dioperasikan di Jerman (AVR dan THTR-300) maupun USA (Fort St Vrain dan Peach Bottom). Dari enam tipe desain reaktor Gen-IV, reaktor yang diprediksi lebih dahulu akan segera dapat dimanfaatkan adalah Sodium Fast Reactors (SFR). Beberapa prototipe dari SFR sudah mempunyai jam operasi, diantaranya yaitu PHENIX dan Super PHENIX di Prancis, MONJU di Jepang dan beberapa di Rusia dan Amerika. Pada saat
|
Total Results: 4
|
|