Rabu, 3 September 2014 | 14:55 WIB
Penulis : admin | 09/12/2012 | 00:00 WIB Dibaca : 986x
RSKB Annur Yogyakarta Makin Mantap Operasikan Renograft

INFONUKLIR.COM, Jogja. Saat ini Rumah Sakit Bedah Khusus (RSKB) Annur Yogyakarta usianya baru memasuki 5 tahun, namun dari segi pelayanan RS ini telah banyak dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Salah satunya adalah fasilitas Renogram yaitu sebuah alat yang digunakan untuk menguji fungsi ginjal, buatan putra bangsa sendiri.

Deputi Bidang Penelitian Dasar dan Terapan BATAN, Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan merasa bangga dan berharap dari kerja sama ini bisa mendapatkan feedback. Anhar menyadari masih ada beberapa hal masih diupayakan menjadi lebih baik. Bagi Anhar yang penting adalah feedback tentang bagaimana mobilisasi renograft selama ini, apa kekurangannya, dan hal lain yang bisa membawa perbaikan kedepannya. “Agar apa yang dihasilkan dari penelitian BATAN bisa bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat”, kata Anhar.

Dalam pertemuan itu Anhar juga memperkenalkan litbang BATAN lain yang juga untuk bidang kesehatan yaitu alat brachitherapy medium dose. Saat ini alat tersebut masih dalam litbang lanjutan, dalam waktu yang tidak lama lagi, alat tersebut sudah bisa diujicobakan. Brachitherapy medium dose nantinya untuk mengobati kanker.

Selain itu Anhar juga mengenalkan Seed Brachitherapy I-125 untuk mengobati penyakit kanker prostat. Dikatakan bahwa saat ini banyak orang berobat ke luar negeri untuk mengatasi penyakit ini. Bagi orang yang mampu hal ini tidak masalah, oleh karena itu litbang BATAN bidang kesehatan mencoba melakukan inovasi hal ini untuk membantu meringankan beban berobat masyarakat.

Owner Rumah Sakit Urologi dr. Danarto yang pernah menjabat sebagai sekjen dari tim Cancer of Urology Asia menyambut baik dan menawarkan agar apa yang saat ini sedang dilakukan BATAN (litbang alat Brachitherapy Medium Dose dan Seed Brachitherapy), rumah sakit miliknya bisa menjadi pionir untuk penerapan alat-alat tersebut.

Danarto berjanji Sabtu depan (15/12/2012) akan mencoba mengangkat masalah Brachitherapy yang diteliti BATAN didepan pertemuan para dokter-dokter tumor di Bandung. Dirinya sepenuhnya mendukung selama hasil penelitian itu applicable dengan kepentingan bidang kesehatan dan tidak memberatkan masyarakat.

Menurut laporan dari pihak Rumah Sakit Bedah Khusus (RSKB) Annur Yogyakarta, saat ini kondisi alat renograft yang terpasang sejak April 2012 lalu dalam keadaan operasional berjalan baik. Jumlah pasien sejak ijin terbit (7 September 2012) sampai dengan 14 Nopember 2012 sebanyak 53 (lima puluh tiga) pasien.

Untuk pengadaan isotopnya saat ini RSKB Annur memesan Isotop I -131 Hippuran langsung ke PT Batek dan sampai saat ini sudah 2 (dua) kali order karena sebelumnya disuplai oleh Pusat Diseminasi Iptek Nuklir BATAN sebanyak 2 (dua) kali. Hal ini terkait kerja sama sosialisasi pemanfaatan litbang iptek nuklir di bidang kesehatan. (biw)

Belum Ada Komentar
Silahkan Isi Kode Keamanan Berikut :
Komentar akan ditampilkan dihalaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INFONUKLIR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak untuk ditampilkan.