Minggu, 21 September 2014 | 01:58 WIB
Penulis : admin | 02/03/2013 | 00:00 WIB Dibaca : 1930x
Pemeriksaan Fungsi Ginjal dengan Renogram

Banjarmasin, Infonuklir. Dalam rangka memperingati hari ginjal sedunia, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin Kalimantan Selatan, mengadakan seminar Seminar Umum Penyakit Ginjal secara gratis bagi masyarakat umum Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.

Seminar ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk perhatian kami terhadap kesehatan masyarakat. Mereka harus juga paham pentingnya menjaga kesehatan, tertutama masalah ginjal yang selama ini masih menjadi bagian masalah kesehatan masyarakat luas, kata Dr. Arlavinda A. Lubis, Sp.Rad(K)Onk yang mewakili Instalasi Radiologi RSUD Ulin, saat memberikan sambutan dalam acara yang digelar di di Aula Antasari Lantai IV IGD RSUD Ulin, Sabtu (02/03/2013).

Menurut dokter yang biasa disapa dokter Lavi ini, ginjal merupakan salah satu organ tubuh manusia yang paling penting. Jika kerusakan fungsi ginjal dapat diketahui sejak dini, maka dapat dilakukan pengobatan untuk mencegah kerusakan ginjal.

Dalam kesempatan itu, RSUD Ulin juga akan melakukan pemeriksaan ginjal secara gratis dengan pemanfaatan teknologi nuklir (Renogram) sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari ginjal sedunia. Rencananya pemeriksaan fungsi ginjal gratis akan dilakukan kepada 10 orang setiap harinya dan digelar selama tiga hari berturut-turut. Untuk pemeriksaan ginjal dengan menggunakan Renogram akan dilaksanakan pada hari Senin Rabu (4-6 Maret), di instalasi radiologi. Jadi target kita hanya untuk 30 orang, paparnya.

Alat Uji Fungsi Ginjal (Reogram) ini merupakan karya anak bangsa, hasil litbangyasa iptek nuklir BATAN dan saat ini hanya ada satu-satunya di Kalimantan, aman karena semuanya sudah melalui validisasi dan sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan baru dioperasikan pada pertengahan tahun lalu.

Lavi mengakui, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memperkenalkan Alat Periksa Fungsi Ginjal (Renogram) yang berada di RSUD Ulin Banjarmasin kepada masyarakat umum, khususnya para dokter yang memeriksa pasien penyakit ginjal agar dapat merujuk pasiennya untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal menggunakan renogram.

Sejak kami mulai mengoperasikan Renogram sampai akhir tahun 2012 yang lalu, kami baru menerima 29 orang pasien. Tetapi, setelah dilakukan publikasi baik melalui media cetak maupun elektronik, selama bulan Januari Februari 2013 ini, sudah 40 orang pasien memanfaatkan alat ini. Dan kami berharap, dengan berbagai kagiatan sosialisasi semacam ini, masyarakat Banjarmasin sudah semakin familiar dengan Renogram, harap Lavi.

Seminar Umum Penyakit Ginjal dan Pengobatan Fungsi Ginjal (Renogram) Gratis ini diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Selatan bekerja sama dengan RSUD Ulin Banjarmasin. Ketua Panitia dan Ketua IDI Wilayah Ka-Sel, Dr. M. Rudiansyah, M.Kes,Sp.PD mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memberikan informasi kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap gangguan ginjal.

Sehingga, langkah pencegahan seperti mengetahui penyebab, cara mencegahnya, dan bagaimana pemeriksaan awal bisa dilakukan sedini mungkin, ungkap Rudiansyah, dalam sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari dokter penyakit dalam, dokter umum, tenaga perawat dan masyarakat umum, menghadirkan pembicara yang selama ini cukup kompeten dibidang ginjal. Diantranya, Dr. M. Rudiansyah, M.Kes.Sp.PD (IDI), Dr. Fadil Nasir, Sp.KN (BATAN), Dr. Deddy Rasyidan Yulizar, Sp.U (IDI), Dr. Selly Mujianto, Sp.A (RSUD Ulin), dan Dr. Yurniah Tanzil, Sp.PK (Prodia). (arial)

Belum Ada Komentar
Silahkan Isi Kode Keamanan Berikut :
Komentar akan ditampilkan dihalaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INFONUKLIR.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak untuk ditampilkan.