Menemukan Jawaban dari gigi
08 Dec 2010 02:12:59
Artikel terkait
| |
|||||||||
|
|
Indiana Jones mungkin arkeolog yang paling terkenal, tetapi menemukan misteri pada masa lalu (rarely) biasanya melibatkan pencarian harta karun di lokasi-lokasi yang eksotik. Arkeologi merupakan ilmu untuk lebih memahami bagaimana dan dimana manusia (ancient) dulu hidup dan bagaimana mereka berhubungan dengan lingkungannya. Untuk melakukannya, para arkeolog meneliti artefak, situs pemakaman, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan orang-orang di masa lalu. Beberapa pertanyaan terkadang tidak dapat dijawab oleh metode konvensional, dan terkadang membutuhkan analisa yang lebih mendalam lagi secara ilmiah.
Satu hal yang menyulitkan adalah menentukan dengan tepat asal dari artefak arkeologi yang berupa gelas, pakaian dan senjata, karena kita tidak mungkin dapat langsung menebak dari mana objek tersebut berasal hanya dengan memandangnya. Koin Roma, misalnya saja, mudah dimengerti alasannya bila tiba-tiba koin tersebut ditemukan di Britain. Tetapi, mengetahui dari mana koin tersebut berasal, sangat penting untuk memahami rute perdagangan pada masa lalu dan bagaiman jaringan yang terbentuk.
Hal yang sama juga berlaku bagi manusia. Penemuan dari Boscombe Bowmen, di Wiltshire memicu lebih banyak pertanyaan dibandingkan jawaban. “ situs tersebut sangat tidak sesuai dengan jaman perunggu britain”, kata Dr. Jane Evanz, kepala dari arkeologi berbasis science di NERC Isotopes Geosciences Laboratory (NIGL) di Keyworth, Nottingham. Bangunan tersebut merupakan pemakaman massal (mass grave) dengan tujuh tubuh yang terkubur bersama dengan anyaman pot gelas, tulang, dan kepala panah yang terbuat dari batu api sehingga menginspirasi para arkeolog untuk menyebutnya sebagai pemanah Boscome (Boscome Bowmen).
Dari mana mereka datang? Apakah mereka lahir di Wiltshire ataukah di Eropa Timur seperti halnya Amesbury Archer yang menggunakan cara pemakaman yang sama persis?
![]() |
|
Makam pemanah selama penggalian. Tidak seperti makan kontemporer lainnya di Inggris Selatan, makam ini berisi jenazah tujuh orang : tiga laki-laki dewasa, remaja laki-laki dan tiga orang anak-anak. |
Sangat sulit untuk menemukan jawaban hanya dengan melihat kondisi pemakaman. Ritual pemakaman umumnya sangat bergantung kepada tradisi budaya yang mungkin saja mengalami perubahan; para imigran dapat mengadopsi budaya lokal dan sebaliknya lokal juga dapat terpengaruh budaya pendatang atau berdasarkan pengalaman mereka saat berkelana. Tetapi ada hal lain di dalam pemakaman kuno yang mungkin merekam asal mereka, yaitu gigi.
Gigi akan tumbuh seiring dengan pertambahan usia, mereka menghirup oksigen, strontium dan unsur-unsur lain dari makanan dan minuman.
Hal-hal yang terkait dengan neutron
“ Tidak semua atom dari unsur yang sama adalah serupa, dan tipe yang berbeda ini disebut isotop. Jumlah proton di dalam nukleus sama untuk semua isotop – karena itulah mereka merupakan unsur yang sama- tetapi jumlah neutron berbeda-beda, “ demikian penjelasan Prof. Randi Parrish, kepala NIGL.
Sebagai contoh oksigen, 99.8% dari atom-atom oksigen di bumi adalah oksigen-16, dengan 6 neutron, tetapi 2 dari 1000 atom adalah oksigen yang lebih berat, yaitu oksigen-18, yang memiliki dua neutron eksta.
Bagi para arkeolog, isotop adalah pusat informasi yang mulai dipergunakan pada tahun 1990. Dan sejak saat ini terus mengalami perkembangan.
“Isotop adalah nilai tambah bagi para arkeolog, karena anda dapat melihat dari mana asal anda dari apa anda ini, bukan dari ritual pemakaman”, kata Dr. Evans.
Dr. Evans menggunakan dua gigi dari masing-masing Boscombe Bowmen, agar kandungan strontiumnya dapat dianalisa di NIGL. Menurutnya, “ rasio isotop pada gigi diperoleh berdasarkan komposisi atau pola makannya yang dapat diketahui dari kandungan tanah dan batuan”.
Campuran dari strontium-87 (lebih berat) dengan strontium-86 (lebih ringan) tergantung dari seberapa tua batuannya : batuan yang lebih tua lebih kaya isotop berat dibandingkan batuan yang lebih muda. Jadi dengan membandingkan isotop strontium pada gigi seseorang dan membandingkannya dengan peta sebaran isotop dari unsur yang sama, para peneliti dapat mengetahui di mana dia di besarkan.
Isotop memang tidak dapat digunakan untuk mengetahui dengan pasti suatu lokasi, meskipun sebenarnya sangat berguna dalam menseleksi tempat. Sebagai contoh, jika gigi seseorang yang dianalisa ternyata memiliki rasio isotop strontium yang sangat rendah, maka tidak mungkin orang tersebut tinggal didaerah dengan batuan sangat tua.

Analisa tersebut merupakan bukti kuat bagaimana proses migrasi terjadi. Pada ketiga kasus, ada penurunan strontium yang cukup signifikan, yaitu antara kedua dan ketiga gigi geraham. Ini berarti si pria meninggalkan daerah asalnya ketika berumur 9 dan 13 tahun, sebelum gigi gerahamnya berkembang.
Meski tidak diketahui apakah mereka melakukan perjalanan bersama-sama, tetapi temuan tersebut menunjukkan pola budaya dimana seseorang menghabiskan masa kanak-kanaknya disuatu tempat dan kemudian pindah ketempat lain pada awal masa remajanya.
Lalu dari mana Bowmen sebenarnya datang? Bisa dipastikan mereka bukanberasal dari Wiltshire. Wales merupakan daerah terdekat yang paling mungkin, yang artinya mereka menempuh perjalanan jauh setidaknya 150 sampai 200 km selama masa kanak-kanaknya. Ini adalah penjelasan yan paling memungkinkan, mengingat Preseli Hills, dimana Stonehenge yang terkenal itu berada, cocok dengan perkiraan tempat kelahiran orang-orang tersebut.
Isotop dapat diaplikasikan untuk hal-hal lainnya, tidak hanya yang terkait dengan manusia saja. Di NIGL, isotop telah dipergunakan untuk meneliti rute migrasi ternak Inggris selama jaman perunggu ke era gerabah di jaman prasejarah. Selain itu penggunaan istop juga memungkinkan para peneliti untuk menemukan di mana koin roma tersebut dibuat.
|
Isotop stabil vs isotop tidak stabil Isotop oksigen dan nitrogen adalah isotop stabil dengan jumlah neutron yang selalu sama. Tetapi isotop dari unsur radioaktif seperti uranium dan torium memiliki terlalu banyak neutron untuk menjadi stabil, dan cenderung untuk melepaskan energi berlebihnya dari waktu ke waktu. Jika hal tersebut terjadi, maka mereka akan bertransformasi menjadi unsur lain dalam suatu proses peluruhan radioaktif. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah awal isotop radioaktif menurun pada saat meluruh menjadi unsur yang lebih stabil. Proporsi/perbandingan antara jumlah isotop radioaktif dan isotop hasil peluruhannya dapat dipergunakan untuk melacak jejak waktu. Sebagai contoh karbon-14, yang meluruh menjadi nitrogen dalam waktu yang relatif cepat, dipergunakan untuk menganalisas material organik seperti kayu atau tulang. Untuk melakukan ini, para ilmuwan menganlisa jumlah karbon-14 di dalam sampel. Laju peluruhan unsur tersebut jJuga sudah diketahui, jadi dengan mudah para ilmuwan dapat menebak sudah berapa lama hewan atau tumbuhan yang mengandung unsur tersebut mati. Isotop radioaktif uranium, disisi lain, memiliki tipe peluruhan yang sangat panjang dan kompleks dan kehilangan sekitar 30 neutron sebelum akhirnya berubah menjadi baja yang stabil setlah beberapa juta tahun. Meskipun demikian rantai peluruhan isotop uranium telah diketahui dan sering dipergunakan untuk menghitung umur batuan, terutama batuan-batuan yang sudah tua. Proses tersebut menunjukan beberapa kristal dari mineral zircon, yang merupakan isotop alami dari isotop uranium, serta anak luruhnya berumur lebih dari 4 juta tahun. Isotop memang sumber informasi, tetapi untuk mengungkapkan rahasianya, diburuhkan lebih banyak personil yang berkualifikasi serta peralatan yang mendukung. Hanya lima atau enam isotop ekstra strontoum-87 untuk setiap 1000 strontium – 86 yang dapat membedakan permasalahan dunia arkeologi seperti pada Boscomber Bowmen. |
Jadi apakah pemanah Boscome adalah pembuat Stonehenge?
(adi&th.erni)
| |
|||||||||
|
|







