Efisiensi Pemupukan
03 Aug 2010 10:29:00
Artikel terkait
| |
|||||||||
|
|
Studi hubungan tanah dan tanaman dapat dilakukan dengan mengaplikasikan teknik isotop, baik isotop yang bersifat stabil maupun isotop yang bersifat radioaktif. Prinsip aplikasi isotop dalam hal ini adalah untuk membedakan asal suatu unsur hara, baik antara unsur hara dari dalam tanah maupun unsur hara yang berasal dari sumber hara lain yang ditambahkan ke dalam tanah.Hasil studi dapat digunakan untuk berbagai tujuan yang terkait dengan efisiensi pemupukan, yaitu;
Isotop yang umum digunakan dalam penelitian pupuk pada tanaman adalah;
Ada dua metoda aplikasi teknik isotop dalam penelitian pemupukan dan nutrisi tanaman, yaitu: metode langsungdan metode tidak langsung.
Metode langsung digunakan pada senyawa (dalam hal ini pupuk) yang dapat ditandai baik dengan radioisotop (32P, 33P, 65Zn, dsb) ataupun isotop stabil (15N).
Sebagai contoh adalah penggunaan 15N untuk menentukan efisiensi penggunaan pupuk.

|
|
![]()
![]()
urea 15N diberikan sebagai pupuk
pada tanaman dari sampel tanaman yang diambil
dapat diketahui asal unsur nitrogen
![]()
yang berada dalam jaringan tanaman
![]()
![]()
![]()
![]()
tersebut
![]()
nitrogen berasal dari dalam tanah
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()


data dari pencacahan digunakan untuk menentukan asal nitrogen dalam tanaman melalui perhitungan, sehingga terdapat data :
![]()
![]()
![]()
%N-berasal dari pupuk,
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
% N-berasal dari tanah
![]()
![]()
serapan N-berasal dari pupuk (mg / g / kg)
serapan N-berasal dari tanah (mg / g / kg)
![]()
sampel daun sampel akar sampel buah/biji
mengalami proses destruksi dan destilasi untuk kemudian
dicacah kadar % atom ekses 15N dalam sampel menggunakan spektrometer
Dapat ditentukan Efisiensi Nitrogen melalui perbandingan antara nitrogen berasal dari pupuk yang diserap oleh tanaman dan jumlah nitrogen yang diaplikasikan pada tanaman.
Metode tidak langsung digunakan bila suatu senyawa tidak dapat ditandai dengan radioisotop ataupun isotop stabil karena akan menyebabkan perubahan sifat kimia pada bahan, misalnya pada pupuk organik dan fosfat alam. Isotop diberikan pada tanah, penghitungan kontribusi hara dari sumber hara yang dipelajari adalah melalui tanaman penguji (reference tree) yang ditanam pada tanah berlabel tanpa diberikan sumber hara apa pun.
|
|
|
|
|
Contoh penandaan tanah dengan larutan isotop KH232PO4, untuk merunut unsur P |
Tanah bertanda ditanami tanaman uji |
|
Cara penghitungan dapat dilakukan dengan menggunakan 2 metode, yaitu:
a. Metode nilai-A.
Contoh : penggunaan Azolla sebagai pupuk hijau pada padi sawah

Tanah + urea 15N + Azolla tidak bertanda diketahui ketersediaan N dalam Azolla
Dengan cara yang sama dapat diketahui ketersediaan N berasal dari pupuk hijau lainnya :
- Azolla pinnata 37 – 65 kg N/ton
- Gliricidia sepium 29 – 43 kg N/ton
- Leucaena leucocephala 30 – 35 kg N/ton
- Sesbania bispinosa 35 – 46 kg N/ton.
b. Metode pengenceran.
Contoh : evaluasi agronomik fosfat alam (FA) dibandingkan dengan TSP

Tanah + TSP + larutan 32P diketahui ketersediaan P dalam TSP dan FA, dapat ditentukan
Tanah + FA + larutan 32P kesetaraan FA terhadap TSP
Melalui studi hubungan tanah dan tanaman dengan mengaplikasikan teknik isotop, berbagai rekomendasi penggunaan pupuk yang efisien sudah dihasilkan, khususnya pemupukan menggunakan pupuk hayati seperti azolla dan sesbania pada tanaman padi sehingga dapat menghemat penggunaan pupuk buatan dan ramah lingkungan.
|
|
|
|
|
Kontribusi N dari tanaman pemfiksasi N-udara (Sesbania dan Azolla) |
||
Teknik radiasi digunakan untuk mensterilkan bahan pembawa pada produksi pupuk hayati. Pupuk hayati Azofert merupakan hasil penelitian PATIR - BATAN yang saat ini sedang dalam tahap berbagai pengujian untuk dapat diikutsertakan dalam program sertifikasi. Bahan baku pupuk hayati ini adalah konsorsium bakteri rhizosfer yang mampu memfiksasi nitrogen, melarutkan fosfat dan merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman (berperan sebagai Plant Growth Promotor = PGPR).
Proses pembuatan pupuk hayati
|
|
|
|
|
|
|
|
Iradiasi Gamma |
disuntikkan ke dalam bahan pembawa steril |
Kemasan pupuk hayati siap pakai |
|
|
|
|
|
|
Aplikasi pupuk hayati Azofert di lahan petani pada berbagai jenis sayuran. (Edited by Sob & HW) |
||
| |
|||||||||
|
|







