Bookmark and Share
Pengawetan Bahan Pangan
03 Aug 2010 11:07:01
kecilkan font perbesar font

Radiasi pengion dapat pula dimanfaatkan untuk pengawetan bahan makanan, menghambat pertunasan, menunda pematangan, disinfestasi serangga/hama gudang, dekontaminasi bakteri patogen dan mensterilkan produk pangan dari segala bentuk cemaran mikroba.  Proses  sterilisasi makanan dengan radiasi pengionini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit melalui makanan dan memperpanjang masa simpan. Makanan yang telah diiradiasi tidak mengalami perubahan nilai nutrisi dan tidak membuat makanan bersifat radioaktif.

Teknik pengawetan bahan pangan secara konvensional misalnya cara fisika (pemanasan, pendinginan, pembekuan, dan penekanan) dan penambahan bahan kimia (penggaraman, penambahan bahan pengawet kimia, dan antibiotik) dilakukan terutama untuk makanan olahan, akan tetapi kadang-kadang memiliki kendala yang tidak dapat dihindarkan.  Untuk mengatasi hal tersebut, teknik radiasi telah menunjukkan potensi yang baik sebagai alternatif untuk meningkatkan mutu bahan pangan. Hal ini disebabkan teknik radiasi mempunyai beberapa keunggulan antara lain: dapat  menjaga kesegaran makanan, tidak meninggalkan residu, dapat membunuh mikroba secara efektif dan prosesnya mudah dikontrol.

Berdasarkan dosis radiasi gamma, aplikasi teknik radiasi dalam bidang bahan pangan dibedakan menjadi 3 tingkat sebagai berikut.

1. Dosis rendah (<1 kGy)

  • Mencegah pertunasan pada rimpang dan umbi-umbian (0,05 – 0,15 kGy)
  • Menunda proses kematangan buah (0,1 – 1,15 kGy)
  • Membunuh serangga  (0,2 – 1 kGy)
  • Membunuh parasit daging (0,1 – 0,3 kGy)

 

2. Dosis sedang (1 – 10 kGy)

  • Menurunakan kandungan mikroba dengan prose pasteurisasi  (0,5 – 10 kGy)
  • Membunuh bakteri patogen (3 – 10 kGy)

 

3. Dosis tinggi (> 10 kGy)

  • Membunuh semua mikroba yang ada dengan proses sterilisasi (10 – 50 kGy)

 

 

 

                                         Kentang yang tidak diradiasi           Kentang yang diradiasi

 

Gambar 118

Gambar 119

Stroberi yang tidak di radiasi dan diradiasi

Pemakaian teknik radiasi pengion untuk pengawetan bahan pangan telah diatur oleh pemerintah Republik Indonesia melalui peraturan menteri kesehatan yaituPERMENKES No.152/MENKES/SK/II/1995 dan yang terakhir PERMENKES No.701/MENKES/PER/VIII/2009.

Tabel 11 :  Jenis pangan, tujusn dan dosis serap maksimum  (Lampiran I PERMENKES No.701/MENKES/PER/VIII/2009)

No

JENIS PANGAN

TUJUAN IRADIASI

DOSIS SERAP

MAKSIMUM

1

Umbi Lapis dan Umbi Akar

Menghambat Perunasan Selama Penyimpanan

0,15

2

Sayur dan Buah Segar (selain yang termasuk kelompok 1)

  1. Menunda Pematangan
  2. Membasmi Seranga
  3. Memperpanjang Masa Simpan
  4. Perlakuan Karantina*

1,0

1,0

2,5

1,0

3

Produk Olahan Sayuran dan Buah**

Memperpanjang Masa Simpan

7,0

4

Mangga

Memperpanjang Masa Simpan

0,75§

5

Manggis

  1. Membasmi Serangga
  2. Perlakuan Karantina

1,0

1,0

6

Serealia dan Produk Hasil Penggilingannya, Kacang-kacang, Biji-bijian Penghasil Minyak, Polong-polong, Buah Kering

  1. Membasmi Serangga
  2. Mengurangi Jumlah Mikroba

1,0

5,0

7

Ikan, Pangan Laut (Seafood Segar maupun Beku)

  1. Mengurangi Jumlah Mikroorganisme Patogen Tertentu**
  2. Memperpanjang Masa Simpan
  3. Mengontrol Infeksi Oleh Parasit Tertentu**

5,0

3,0

2,0

8

Produk Olahan Ikan, dan Pangan Laut

  1. Mengurangi Jumlah Mikroorganisme Patogen Tertentu**
  2. Memperpanjang Masa Simpan

8,0

10,0

9

Daging dan Unggas serta Hasil Olahannya (Segar maupun Beku)

  1. Mengurangi Jumlah Mikroorganisme Patogen Tertentu**
  2. Memperpanjang Masa Simpan
  3. Mengontrol Infeksi Oleh Parasit Tertentu**
  4. Menghilangkan Bakteri Salmonella

7,0

3,0

2,0

7,0

10

Sayuran Kering, Bumbu, Rempah-rempah Kering (Dry Herbs) dan Herbal Tea

  1. Mengurangi Jumlah Mikroorganisme Patogen Tertentu**
  2. Membasmi Serangga

10,0

1,0

11

Pangan yang Berasal dari Hewan yang dikeringkan

  1. Membasmi Serangga
  2. Membasmi Mikroba, Kapang, dan Khamir

1,0

5,0

12

Pangan Olahan Siap Saji Berbasis Hewani***

Sterilisasi dan Membasmi Mikroba Patogen termasuk Mikroba Berspora serta Memperpanjang Masa Simpan

65

* Dosis serap minimum dapat disesuaikan untuk membasmi organisme pertunasan pengganggu tumbuhan/organisme pengganggu tumbuhan karantina, untuk  lalat buah : 0,15 kGy.

§Dikobinasi dengan pencelupan dalam air hangat pada suhu 55o C selama 5 menit.

** Dosis minimum dapat ditetapkan dengan mempertimbangkan tujuan perlakuan untuk menjamin mutu higienis pangan.

*** Wajib memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh institusi berwenang tentang iradiasi pangan dosis diatas 10 kGy.

Pada kemasan produk makanan iradiasi diberi label yang berisi keterangan tentang jenis sumber radiasi yang digunakan, waktu irradiasi, nomor lisensi serta tujuan iradiasi dan logo radura(radiation durable) yang merupakan simbol international untuk menunjukkan bahwa bahan telah diiradiasi. Berikut ini beberapa jenis kemasan yang dapat digunakan berdasarkan PERMENKES No.701/MENKES/PER/VIII/2009)

 

 

Tabel 12 :  Jenis bahan kemasan yang diijinkanuntuk digunakan pada proses iradiasi(Lampiran II PERMENKES No.701/MENKES/PER/VIII/2009)

No

JENIS BAHAN KEMASAN

DOSIS SERAP MAKSIMUM (kGy)

1

Nitrocellulose-coated cellophane

10

2

Vinylidene chloride copolymer-coated cellophane

10

3

Glassine paper

10

4

Wax-coated paperboard

10

5

Polyolepin film

10

6

Polyolefin film containing coatings comprissing a vinylidene chloride copolymer with one or more of the following co-monomers : Acrylic acid, Acrylonitrile, Itaconic acid, Methylacrylate and Methyl methacrylate

10

7

Kraft paper (flor pacjaging only)

0,5

8

Polyethylene terephthalate film

10

9

Polyethylene terphthalalte film containing coatings comprising a vinylidene chloride copolymer with one or more of the following co-monomers : Acrylic acid, Acrylonitrile, Itaconic acid, Methylacrylate

10

10

Polyethylene terephthalte film containing coating consisting or polyethylene

10

11

Polystyrene film

10

12

Rubber hydrochloride film

10

13

Vinylidene Chloride-vinyl chloride copolymer

10

14

Nylon-11

10

15

Ethylene-viyl acetate copolymer film

30

16

Vegetable parchment

10

 

 

 

Gambar 120 :

Pepes ikan  dan rendang yang diradiasi (45 kGy) dapat bertahan

selama 12 bulan pada 28±2oC.

 

 

Beberapa keuntungan sterilisasi dengan radiasi pengion dibandingkan dengan metode sterilisasi lain  dalah dilakukan pada suhu kamar, tidak menimbulkan kenaikan temperatur yang berarti, dapat menembus kedalam seluruh bagian produk dan dalam kemasan akhir, waktu iradiasi sebagai variabel dapat dikontrol dengan tepat, tidak meninggalkan residu, dan dapat dilakukan pada produk akhir.

(Narasumber: ZI, Penulis HW)

Dikirim oleh:


Artikel terkait

KOMENTAR

Belum ada komentar di artikel ini
0003397386  


  PUBLIKASI   NUCLEAR MILE STONES    POLLING
Buku, Booklet,Leaflet dan Article
1896  Ahli fisika Perancis Henri Becquerel menemukan gejala radioaktivitas ketika plat-plat fotonya diburamkan oleh sinar dari
Setujukah Anda dengan pembangunan PLTN di Indonesia?

About Us | Contact Us | Privacy | Term Of Use
Copyright © Tim Pengelola Website Infonuklir, 2010. All right reserved
Ged.Perasten, Jl. Lebak Bulus No 49, Jakarta Selatan 12070. Telp 021 7659401 Fax 021 75913833
This site best view with Firefox version 3 or latest, and 1024 x 768px screen resolution