Teknik serangga mandul (TSM) dengan iradiasi gamma bertujuan untuk pengendalian haman tanaman dan vektor penyakit pada manusia. Serangga pada stadium pupa diiradiasi dengan sinar gamma untuk menghasilkan hama jantan mandul dan kemudian dilepaskan di suatu daerah atau lahan pertanian untuk bersaing kawin dengan serangga hama di lapangan. Jantan mandul tersebut akan kawin dengan betina normal di dalaerah tersebut dan menghasilkan telur tanpa embrio atau tanpa keturunan. Hasil pelepasan ini akan menurunkan populasi pada generasi berikutnya. Bila beberapa generasi berturut-turut dilepaskan hama mandul sembilan kali jumlah hama lapangan maka dari generasi ke generasi populasi hama akan terus menurun sampai nol.
TSM telah berhasil digunakan di berbagai negara untuk mengendalikan hama tertentu sampai musnah. Indonesia, dalam hal ini BATAN telah menguasai TSM untuk mengendalikan lalat buah Bactrocera carambolae, dan saat ini sedang dalam penjajagan untuk diaplikasikan di lapangan.

Prinsip mekanisme teknik serangga mandul dengan radiasi
Teknik serangga mandul menggunakan iradiasi juga dapat diaplikasikan untuk pengendalian vektor penyakit pada manusia khususnya nyamuk Aedes agepty yang merupakan vektor penyakit demam berdarah yang saat ini di BATAN masih pada tingkat litbang kerja sama dengan Departemen Kesehatan.

Proses iradiasi pupa dan nyamuk Aedes ageptydengan iradiator Co-60
untuk memperoleh serangga mandul.
(Edited by Sob & HW)