Pemerintah Jerman telah memutuskan untuk memperpanjang umur operasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di negaranya selama satu dekade dari rencana sebelumnya. Hal tersebut diumumkan oleh Kanselir Angela Merkel pada 6 September 2010.
Beberapa unit PLTN yang dibangun setelah tahun 1980 akan memperoleh perpanjangan izin operasi hingga 14 tahun, sementara beberapa unit yang lebih tua akan mendapatkan perpanjangan izin operasi hingga 8 tahun lagi. Keputusan ini berkebalikan dengan kebijakan pemerintah Jerman sebelumnya yang memiliki misi untuk menghentikan penggunaan energi nuklir di Jerman secepatnya.
Merkel menyatakan bahwa perubahan kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan energi baru yang revolusioner yang akan mengawali era energi terbarukan di Jerman.
“Hal ini merupakan revolusi dalam hal penyediaan energi. Ini merupakan revolusi yang dapat kita rencanakan dan secara kualitatif akan mengubah arah kebijakan energi kita hingga beberapa dekade mendatang.”, demikian pernyataan Merkel.
Menteri Ekonomi Rainer Bruederle pada 6 September 2010 menyatakan, “Perpanjangan umur operasi PLTN merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita hindari memasuki era baru.” Sementara Menteri Lingkungan Hidup Norbert Roettgen menyebutnya sebagai “program energi paling ambisius yang pernah diambil oleh Jerman atau negara lain”. (th.erni/ sumber CNN Wire)