Setelah enam bulan berhenti beroperasi karena perbaikan didalam gedung reaktor, Sizewell B sudah mulai dioperasikan kembali.
Reaktor Sizewell B berdaya 1188 MWe dihentikan sementara pengoperasiannya sejak 16 Maret lalu ketika diketahui telah terjadi kebocoran air debit rendah (kurang dari lima liter per menit) pada pressurizer reaktor. Badan Eksekutif Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Health and Safety Executive /HSE) mengatakan tidak ada konsekuensi radiologis bagi masyarakat maupun pekerja akibat kejadian tersebut, “kebocoran sebenarnya hanya sedikit diatas level yang mengharuskan operator menghentikan operasi reaktor untuk alasan keselamatan”.
Pressurizer merupakan bagian reaktor yang berisi air dan uap dan berfungsi untuk mengatur tekanan bersama dengan sistem pendingin primer reaktor. Sizewell B terdiri atas 78 pemanas listrik dalam tabung yang menjaga air didalamnya memiliki temperatur sedikit lebih tinggi dari air dalam sirkuit primer. Salah satu tabung inilah yang mengalami keretakan dan menyebabkan aliran air keluar dari dalam sirkuit ke gedung pengungkung.
EDF Energy memerlukan waktu sekitar 6 bulan untuk melakukan perbaikan yang melibatkan penggunaan video khusus, pengembangan peralatan khusus serta pengujian pada replika. EDF Energy juga mengaplikasikan desain baru pressurizer yang dibuat oleh Electricité de France.
Saat ini reaktor sudah aman untuk dioperasikan kembali, perusahaan juga menjamin penggantian tabung pemanas lainnya dengan desain tabung yang lebih tahan retak. Instrumentasi tambahan juga telah dipasang untuk memberikan peringatan dini apabila terjadi degradasi pada material pemanas.
HSE menyatakan keyakinannya bahwa “modifikasi yang dilakukan pada pressurizer telah cukup optimal dan bahwa Sizewell B telah aman untuk dioperasikan kembali”. Persetujuan untuk pengoperasian reaktor diberikan pada tanggal 17 September dan EDF Energy telah mulai mengoperasikannya kemarin. Pada pertengahan tahun 2008, reaktor yang berada di Near Leiston, Suffolk-Inggris ini berhasil beroperasi secara marathon, 516 hari operasi tanpa interupsi diantara jeda pengisian ulang bahan bakar.
Pengalaman pengawasan dan perbaikan pada reaktor Sizewell B ini menunjukkan bahwa industri nuklir menerapkan prinsip keselamatan operasional secara komprehensif, untuk menjamin keselamatan operasional serta lingkungan. (th.en editor : dimas/sumber : wna, image : british energy)