Berdasarkan survey tahunan yang dilaksanakan oleh Asosiasi Industri Nuklir Inggris (UK Nuclear Industry Association/ NIA) terungkap bahwa tahun ini dukungan publik untuk energi nuklir mencapai nilai tertinggi selama satu dekade.
Dari jajak pendapat dengan kepada 1980 orang dewasa melalui wawancara face-to-face yang dilakukan oleh Ipsos Mori terlihat bahwa : 40% responden mendukung nuklir atau naik tujuh poin dari hasil tahun lalu, sedangkan yang tidak mendukung sebesar 17% atau turun tiga poin dibandingkan tahun lalu; yang mendukung dibangunnya reaktor baru adalah 47% sedangkan yang menolak pembangunan sebesar 19%. Dalam survey juga terlihat jumlah perempuan yang mendukung nuklir naik empst poin menjadi menjadi 25%, sedangkan yang tidak mendukung turun ke level empat poin ke level 19%.
Menurut NEI, survey tersebut juga menunjukkan adanya dukungan yang luar biasa untuk rencana energi mix, dimana 70% responden mendukung energi mix termasuk nuklir, sementara yang menolak hanya berjumlah 9% responden. Ini adalah level dukungan tertinggi yang berhasil didapatkan, sejak NEI dan Mori mulai melakukan jajak pendapat regular 12 tahun yang lalu.
CEO NIA, Keith Parker, berkomentar, “hal ini sangat positif, melihat bahwa tujuh dari 10 orang telah melihat dengan jelas peran nuklir dalam bauran energi dan bahwa ada dukungan untuk membangun yang baru. Ada pengakuan yang nyata dari peran penting energi nuklir dalam mengamankan pasokan energi skala besar ketika kita sedang bergerak maju menuju perekonomian yang rendah karbon”.
Ada juga indikasi bahwa warga Inggris sudah lebih familiar dengan energi nuklir dari sebelumnya. Naik tiga poin dari tahun sebelumnya, sekiar 20% orang merasa bahwa setidaknya mereka tahu mengenai subjek yang diperdebatkan. Hasil ini menyeimbangkan kembali presentase tahun-tahun sebelumnya karena kebingungan yang dirasakan masyarakat terkait dengan pertumbuhan energi .
Parker juga menyebutkan bahwa keterbukaan dan transparasi benar-benar sangat penting dan perlu dilakukan oleh industri nuklir. Dimana harus ada keterlibatan efektif antara industri denganpublik, baik dengan komunitas lokal maupun dengan publik dalam skala nasional. (th.erni/sumber wnn)