Serpong.(23/08/2010).
Untuk menambah wawasan pemahaman para kelompok kerja (Pokja) dalam penyusunan standar kompetensi SDM PLTN sekaligus melihat secara langsung bagaimana bisnis proses di reaktor riset sebagai tindak lanjut perbandingan nantinya dengan reaktor daya, Tim Nasional Human Resources and Development Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (HRD-PLTN), mengunjungi Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) di Kawasan Nuklir Serpong, Senin (23/08/2010).
Rombongan yang berjumlah 20 orang yang dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Dra. Upik Jamil dari Pusdiklat Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan (KEBT) disambut langsung oleh Kepala Bidang Sistem Reaktor Pusat Reaktor Serbaguna (PRSG-BATAN) Ir. Yusi Eko Yulianto, Dipl.-Ing dan Kepala Bidang Promosi Pusat Diseminasi Iptek Nuklir (PDIN-BATAN) Ir. Eko Madi Parmanto.
Dalam sambutannya Yusi menjelaskan bahwa RSG ini merupakan monumen kebanggaan yang bisa mensejajarkan kita dengan negara lain. Reaktor ini sebuah bukti bahwa Indonesia mengerti teknologi nuklir dan bisa menentukan masa depan dengan nuklir karena mempunyai fasilitas yang sudah 24 tahun dioperasikan dan dirawat dengan baik. “Jadi sebenarnya buat kita tidak ada sebuah pengandai, bahwa kita mampu atau tidak, kita sudah buktikan disini", tegasnya.

Dijelaskan pula bahwa sejak kekritisan pertama 1987, reaktor ini dioperasikan untuk kegiatan penelitian, produksi isotop, dan untuk pelatihan peningkatan SDM. Secara regulasi semua petugas yang terlibat dalam pengoperasian reaktor sudah mendapatkan lisensi dari Bapeten sebagai badan pengawas. Para petugas selalu dijaga kemampuaannya setiap 2 tahun sekali melalui pelatihan-pelatihan sehingga memenuhi persyaratan yang ditetapkan sebagai operator reaktor.
“Analoginya bahwa reaktor riset itu adalah mobil pribadi, reaktor PLTN adalah mobil umum, sebenarnya tidak berbeda dalam mengemudikannya,” jelas Ir. Eko Madi Parmanto meyakinkan peserta kunjungan.
Selain diskusi, dilakukan kunjungan untuk melihat dari dekat teras reaktor dan ruang kendali utama RSG-GAS. Wakil Tim Nasional HRD PLTN yang juga pemimpin rombongan berharap peserta kunjungan dapat memahami secara langsung bagaimana proses bekerja reaktor RSG-GAS secara aman dan meyakinkan bahwa SDM indonesia siap mengoperasikan PLTN.(sidiq)