Bestari membawa berkah masyarakat Blitar
15 Dec 2011 18:43:10
Artikel terkait
| |
|||||||||
|
|
Blitar, Infonuklir (14/12/2011). Masyarakat Desa Klemunan khususnya Kelompok Tani Among Tani merasa senang dan bangga serta merasa mendapatkan berkah. Hal ini dikarenakan hasil panen padi varietas unggul Bestari hasil litbang BATAN yang mereka tanam dipastikan akan mendapatkan hasil yang cukup memuaskan.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk pengembangan padi varietas Bestari di Kabupaten Blitar, dimana bestari membawa berkah, tidak membawa musibah”, kata H. Sonny Ali, Ketua Koperasi Satria Jaya, sebagai Ketua Pelaksana saat melaporkan pelaksanaan Panen Perdana Benih Padi Bestari hasil litbang BATAN, Rabu (14/12/2011), di Kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Menurut Sonny Ali, varietas Bestari yang sudah dipanen di lokasi lain tetapi masih di wilayah Kecamatan Wlingi beberapa hari yang lalu, setelah dilakukan ubinan 2,5 m x 2,5 m dengan jumlah rumpun ubinan 80 rumbun menghasilkan 7,1 kg atau setara dengan 11,36 ton/ha GKP. Sementara varietas Bestari yang ditanam di lingkungan Cepoko Kelurahan Klemunan ini cukup bagus, setelah diamati dalam satu rumpunnya terdapat 26 batang yang produktif dan dalam satu malainya menghasilkan 175-185 butir, sehingga diyakini hasilnya akan sangat luar biasa dan perlu dikembangkan.

Sementara itu Deputi Bidang PTDBR – BATAN Prof. Djarot S. Wisnubroto dalam sambutannya menyatakan bangga, karena teknologi nuklir yang bagi sebagian orang masih dianggap sebagai teknologi yang berbahaya, pada kenyataannya dapat dikendalikan dan bahkan sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Persepsi bahwa nuklir hanya identik dengan bom, radiasi, ataupun bahaya lainnya, ternyata dapat dibuktikan mampu berperan penting dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. “Kami menjamin bahwa padi bestari BATAN sangat aman untuk dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat”, tegas Djarot S. Wisnubroto.
Dijelaskannya pula bahwa kegiatan BATAN di Blitar kali ini adalah dalam bentuk penangkaran benih unggul padi Varietas Bestari pada lahan seluas 50 ha bekerja sama dengan Koperasi Satria Jaya dan Gapoktan Among Tani yang bertujuan untuk menghasilkan benih bermutu dalam rangka rangka peningkatan produktivitas hasil pertanian serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat dalam jumlah yang cukup dan dengan harga terjangkau merupakan kata kunci dari kedaulatan dan kemandirian pangan bangsa.
Koperasi Satria Jaya telah satu dekade bekerja sama dengan BATAN di bidang pertanian, sejak memperkenalkan Varietas Cilosari kepada para petani di Blitar sampai dengan Varietas Bestari. Hingga saat ini kerjasama tersebut terus berlangsung dan berkembang, tidak hanya pengembangan padi tetapi juga kedelai dan suplemen pakan ternak. Untuk itu, secara khusus pejabat BATAN yang baru pertama kali melakukan panen ini, menyampaikan rasa terima kasih yang dalamm kepada Koperasi Satria Jaya yang telah menjalin kerjasama secara berkelanjutan dengan BATAN, serta Pemerintah Kabupaten Blitar, khususnya Dinas Pertanian yang telah memberikan kesempatan kepada mitra kerja BATAN untuk menyebarluaskan benih-benih unggul, baik padi maupun kedelai.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya, apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Koperasi Satria Jaya yang telah menjalin kemitraan dengan BATAN dan merupakan salah satu mitra BATAN yang berhasil di Indonesia. “Mudah-mudahan hal ini akan diikuti oleh institusi maupun lembaga ekonomi yang lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat”, kata Rijanto.

Rijanto juga menegaskan bahwa dengan Panen Perdana Padi Bestari di Kabupaten Blitar ini, akan memberikan gambaran secara utuh tentang pemahaman nuklir bagi masyarakat Kabupaten Blitar dan tentunya tidak hanya dipahami sebuah bom yang dapat membuat siapapun ketakutan, membawa bencana, dan kerusakan. Namun tidak demikian kenyataannya, teknologi nuklir dalam bidang pertanian justru dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan umat, yaitu penciptaan benih padi unggul.
Masyarakat perlu diberikan motivasi, masyarakat perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri. Tanpa kita sadari bersama, ternyata masyarakat telah memanfaatkan hasil-hasil litbangyasa dari BATAN, baik di bidang pertanian, perikanan, sumber daya alam, maupun yang lainnya. Untuk itu, Wakil Bupati berharap kerjasama antara BATAN dan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk tahun-tahun mendatang, perlu ditingkatkan lagi. (arial)
| |
|||||||||
|
|







