Bookmark and Share
BATAN rintis kerjasama iptek nuklir dengan Pemkab Kotabaru
20 Jan 2012 01:22:42
kecilkan font perbesar font

Jakarta, Infonuklir (19/01/2012). “Insya Allah dalam pertemuan kali ini kita akan mendapat satu output, satu kegiatan yang lebih nyata dibandingkan dengan kunjungan yang pertama. Maknanya adalah bahwa Pemerintah Kabupaten Kotabaru sangat berkeinginan atau sangat tertarik dengan aplikasi iptek nuklir untuk kesejahteraan”. Demikian disampaikan Sekretaris Utama BATAN Taswanda Taryo, dalam sambutannyapada acara kunjungan kerja Komisi II DPRD dan Kepala SKPD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Kamis (19/01/2012).

Selanjutnya Taswanda menyatakan bahwa ada beberapa hal yang sudah jelas bisa dikolaborasikan lebih lanjut, diantaranya masalah pertanian, peternakan, dan kesehatan.Sehingga untuk memperlancar pelaksanaan kerjasamakeduabelah pihak, maka dia mengusulkan agar kegiatan tersebut bisa segera diformalkan, misalnya dalam bentuk MoU antara BATAN dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, karena akan memberikan satu nilai tambah bagi keduabelah pihak. Selain itu, juga bisa menjadi pegangan untuk menentukan bidang-bidang apa saja yang bisa dilaksanakan secara langsung dan juga mungkin bidang-bidang apa lagi yang bisa dilakukan dalam rangka kerjasama penelitian.

Kunjungan kerja ini merupakan tindaklanjut dari hasil kunjungan kerja Menristek Gusti Muhammad Hatta yang didampingi oleh Jajaran Pemda Kalimantan Selatan yang dimotori Kepala Balitbangda Provinsi Kalimantan SelatanHj. Suriatinah mewakili Gubernur yang berhalangan hadir, serta beberapa bupati, wakil bupati, dan Ketua DPRD wilayah Kotabaru, Kota Banjarbaru, Kabupaten Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Taswanda mengatakan bahwa ada teknologi yang memang bisa langsung dapat diaplikasi di wilayah Kabupaten Kotabaru, tetapi juga ada teknologi-teknologi yang perlu dikerjasamakan, misalnya bagaimana meningkatkan kualitas padi lokal yang unggul. Hal ini pernah dilakukan BATAN dengan Kabupaten Cianjur dalam rangka meningkatkan kualitas padi unggul Pandan Wangi. Pandan Wangi adalah padi lokal yang sangat disukai oleh masyarakat, karena rasanya enak dan wangi, tetapi sayangnya mempunyai waktu panen yang sangat lama yaitu 180 hari. Setelah dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk dilakukan mutasi radiasi, maka dihasilkan varietas unggul baru yang diberi nama Pandan Putri yang mempunyai umur panen hanya 112-115 hari, produksinya lebih besar, dan dapat ditanam hampir diseluruh wilayah Kabupaten Cianjur, tanpa mengurangi kualitas induknya, rasanya enak dan harumnya tetap ada.

“Ini merupakan salah satu contoh, dan saya merasa yakin bahwa ada satu padi lokal unggul di masyarakat Kotabaru atau Kalimantan Selatan yang sangat disukai masyarakat, mari kita kolabirasikan”, ajak Taswanda. Dan dia juga menjamin bahwa produk-produk yang dihasilkan melalui proses mutasi radiasi sama sekali tidak mengandung radiasi, serta sangat aman untuk dimakan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru Syaiful Bahri dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa kunjungan kerja ini adalah dalam rangka menindaklanjuti hasil kunjungan Bupati dan Kepala SKPD Kabupaten Kotabaru beberapa waktu lalu. “Kami sengaja mengambil langkah gerak cepat, karena lebih cepat lebih baik”, kata Syaiful Bahri.

Untuk itu, Syaiful mendorong agar pertemuan ini dapat dilanjutkan dengan pembicaraan lebih lanjut antara para Kepala SKPD Kabupaten Kotabaru dengan pihak BATAN tentang perjanjian yang akan dikerjasamakan. Beberapa kegiatan yang dapat langsung ditindaklanjuti adalah dalam bidang pertanian, perikanan, dan peternakan. Sedangkan, untuk bidang kesehatan, perindustrian, dan pertambangan juga diharapkan agar dapat dibicarakan apa-apa saja yang dapat dikerjasamakan.

Akhirnya, Syaiful berharap agar pertemuan ini bisa membawa hasil yang lebih baik dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kotabaru, khususnya untuk meningkatkan taraf hidup mereka, baik itu petani, nelayan, dan peternak.

Dalam kunjungan kali ini anggota Komisi II DPRD dan Kepala SKPD Kabupaten Kotabaru berkesempatan untuk melihat fasilitas iradiasi yang dimiliki Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) yang berada di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, serta dilanjutkan dengan kunjungan ke Reaktor Serba Guna GA Siwabessy dan fasilitas nuklir lainnya yang berada di Kawasan Nuklir Serpong. (arial)

Dikirim oleh:


Artikel terkait

KOMENTAR

Belum ada komentar di artikel ini
0003318861  


  PUBLIKASI   NUCLEAR MILE STONES    POLLING
Buku, Booklet,Leaflet dan Article
1896  Ahli fisika Perancis Henri Becquerel menemukan gejala radioaktivitas ketika plat-plat fotonya diburamkan oleh sinar dari
Setujukah Anda dengan pembangunan PLTN di Indonesia?

About Us | Contact Us | Privacy | Term Of Use
Copyright © Tim Pengelola Website Infonuklir, 2010. All right reserved
Ged.Perasten, Jl. Lebak Bulus No 49, Jakarta Selatan 12070. Telp 021 7659401 Fax 021 75913833
This site best view with Firefox version 3 or latest, and 1024 x 768px screen resolution