Bookmark and Share
Respon Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Hasil Riset Iptek Nuklir Bidang Pangan Meningkat
22 Feb 2012 16:15:49
kecilkan font perbesar font

 

Bogor, Infonuklir (20/02/12). Mitra BATAN dalam Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLIN) tahun 2012 ini bertambah menjadi 21 mitra daerah. Di tahun sebelumnya hanya 14 mitra. Hal ini dikarenakan semakin meningkatnya respon masyarakat terhadap pemanfaatan hasil litbang iptek nuklir dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Tujuh mitra BATAN baru yang bergabung tersebut antara lain wilayah Bogor, Palembang, MusiRawas, Organ KomeringIlir, Organ Ilir, Kebumen, dan Nangroe Aceh Darussalam.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Bidang Diseminasi Iptek Nuklir Ir. Ruslan pada acara sosialisasi program PHLIN 2012. Acara yang diselenggarakan di Hotel Horison Bogor dihadiri sekitar 50 orang, terdiri dari 21 mitra daerah dibeberapa wilayah di Indonesia.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan PHLIN tahun ini nantinya akanberbeda antara satu daerah dengan daerah lain tergantung potensi dan kebutuhan daerah tersebut. Ia juga mengatakan bahwa dalam acara ini juga menghadirkan narasumber baik teknis maupun administrasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Ir. H. Zairin, MP yang tahun ini wilayahnya sebagai mitra baru, menjelaskan bahwa luas wilayah Bogor sekitar 298.000 km persegi dengan luas wilayah pertanians ekitar 309.300 hektar, berharap di tahun ini bisa surplus beras sekitar 100 ton. Menurutnya tantangan berat yang dihadapi adalah bagaimana wilayahnya bisa meningkatkan produksi beras sementara laju pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahannya cukup tinggi. Saat ini jumlah penduduknya 4,7 juta dengan laju pertumbuhannya 3,15% setiap tahun. Harapannya dengan varietas baru hasil litbang iptek nuklir BATAN dapat meningkatkan produksi beras yang nantinya bisa tercapai ketahanan pangan bahkan kedaulatan pangan di Bogor.

Sementara itu Kepala Pusat Diseminasi Iptek Nuklir (PDIN-BATAN) Drs. Totti Tjiptosumirat, M. Rur, Sci mengatakan bahwa tujuan program PHLIN juga memberikan pemahaman bahwa nuklir bukan saja yang dikenal berbahaya namun nuklir juga bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Selain itu, nuklir dapat berpartisipasi dalam program pemerintah untuk membentuk program ketahanan pangan nasional. Dalam program ini, BATAN berkerjasama dengan mitra-mitra di daerah dan perolehan hasilnya diharapkan untuk kesejahteraan daerahnya masing-masing.

Diharapkan pula dengan aplikasi, sosialisasi, dan pelaksanaan diseminasi maka hasil litbang iptek nuklir ini dapat lebih diketahui masyarakat luas dan manfaatnya dapat mendukung program pembangunan daerah mitra masing-masing. Dalam sosialisasi program PHLIN 2012 ini, dijelaskan pula tentang mekanisme pelaksanaan program PHLIN, administrasi keuangan, pengawasan, dan evaluasi dan monitoring.(SDQ)

Dikirim oleh:


Artikel terkait

KOMENTAR

Belum ada komentar di artikel ini
0003397694  


  PUBLIKASI   NUCLEAR MILE STONES    POLLING
Buku, Booklet,Leaflet dan Article
1896  Ahli fisika Perancis Henri Becquerel menemukan gejala radioaktivitas ketika plat-plat fotonya diburamkan oleh sinar dari
Setujukah Anda dengan pembangunan PLTN di Indonesia?

About Us | Contact Us | Privacy | Term Of Use
Copyright © Tim Pengelola Website Infonuklir, 2010. All right reserved
Ged.Perasten, Jl. Lebak Bulus No 49, Jakarta Selatan 12070. Telp 021 7659401 Fax 021 75913833
This site best view with Firefox version 3 or latest, and 1024 x 768px screen resolution