Sejarah membuktikan bahwa di dunia pernah terjadi dua kecelakaan parah pada PLTN. Kecelakaan parah pernah terjadi pada PLTN Three Mile Island unit 2 di Amerika pada tahun 1979 dan PLTN Chenobhyl unit 4 di Rusia pada tahun 1986. Three Mile Island unit 2 adalah PLTN tipe PWR dan Chernobhyl unit 4 adalah PLTN tipe mirip BWR. Kedua PLTN ini mengalami kecelakaan parah, yaitu teras reaktor mengalami pelelehan. Tetapi pada kenyataannya, kecelakaan PLTN Chenobhyl-4 menimbulkan 56 korban jiwa serta pembebasan radioaktivitas ke lingkungan yang luas, sedangkan pada kecelakaan PLTN Three Mile Island-2 tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak terjadi pembebasan zat radioaktif berbahaya ke lingkungan di sekitar tapak PLTN.
Belajar dari fakta sejarah kecelakaan PLTN di atas, adalah sangat menarik untuk membahas perbedaan implementasi prinsip keselamatan pada kedua reaktor tersebut. Kedua PLTN ini mengalami kecelakaan parah dengan tingkat keparahan yang lebih kurang sama, yaitu terjadi pelelehan pada teras reaktor. Tetapi dampak lingkungan dan konsekuensi yang ditimbulkan dari kecelakaan kedua PLTN tersebut sangat berbeda jauh. Studi yang mudah untuk mempelajari mengapa terjadi perbedaan yang sedemikian menonjol dapat dikaji dari bagaimana implementasi prinsip keselamatan pada kedua PLTN tersebut.
Implementasi prinsip penghalang ganda pada PLTN Three Mile Island 2 dan Chernobhyl 4 ditunjukkan pada gambar berikut ini.

Dari gambar di atas, terlihat perbedaan implementasi prinsip penghalang ganda antara PLTN Three Mile Island 2 dan PLTN Chernobhyl 4. Kedua PLTN mempunyai penghalang pertama berupa matriks bahan bakar, penghalang kedua berupa kelongsong bahan bakar dan penghalang ketiga berupa tabung bertekanan sebagai penampung pendingin. Penghalang keempat berupa sungkup reaktor yang masif serta penghalang kelima berupa bangunan struktur beton yang kuat tidak dimiliki oleh PLTN Chernobhyl. Perbedaan inilah yang menyebabkan konsekuensi kecelakaan yang lebih besar pada PLTN Chernobhyl 4, seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini.
