Very High Temperature Reactors(VHTR) adalah salah satu dari enam tipe desain reaktor generasi ke-4 (Gen-IV), yang dalam waktu dekat akan mulai diwujudkan. VHTR adalah reaktor Gen-IV yang desainnya diturunkan dari desain High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR). Prototipe HTGR telah dioperasikan di Jerman (AVR dan THTR-300) maupun USA (Fort St Vrain dan Peach Bottom). Dari enam tipe desain reaktor Gen-IV, reaktor yang diprediksi lebih dahulu akan segera dapat dimanfaatkan adalah Sodium Fast Reactors (SFR). Beberapa prototipe dari SFR sudah mempunyai jam operasi, diantaranya yaitu PHENIX dan Super PHENIX di Prancis, MONJU di Jepang dan beberapa di Rusia dan Amerika. Pada saat ini India juga sedang membangun reaktor pembiak cepat dari tipe SFR ini. Sesuai dengan standar reaktor Gen-IV, semua reaktor Gen-IV harus mempunyai karakter sebagai reaktor pembiak, agar azas “sustainability” dalam standar Gen-IV terpenuhi.
Ambisi negara Afrika Selatan dan China untuk menjadi negara pertama di dunia yang akan mewujudkan desain VHTR menimbulkan suatu kompetisi sehat dalam memacu pemanfaatan dua tipe desain reaktor Gen-IV, yaitu reaktor tipe SFR dan VHTR. Pebble Bed Mudular Reactor (PBMR) adalah VHTR yang dirancang oleh Afrika Selatan dan rencananya segera akan diwujudkan, tetapi oleh karena kesulitan pendanaan, pembangunan PBMR dibatalkan. Saingan negara Afrika Selatan dalam mengembangkan VHTR adalah China. Negara China sudah memulai pembangunan High Temperature Reactor Pebble-bed Module (HTR-PM) dengan daya termal 250 MWt (daya listrik 210 MWe). Gambar 1 menunjukkan tata letak instalasi HTR-PM yang akan dibangun di China, dan Gambar 2 menunjukkan jadwal pembangunan HTR-PM.
Pembangunan HTR-PM 250 MWt rencananya akan selesai pada tahun 2013, dan dilanjutkan dengan komisioning serta pengoperasian reaktor. Situasi tapak tempat pembangunan HTR-PM pada bulan Februari 2009 ditunjukkan pada foto pada Gambar 3 (sumber sumber presentasi Suyuan Yu, INET, Tsinghua University November 26-27, 2009 PSI). Kondisi dan situasi terakhir dari pembangunan HTR-PM yang diperoleh dari bahan presentasi Dr. Yuliang SUN from INET/Tsinghua University dalam IAEA TWG-GCR 22, Vienna March 28, 2011 ditunjukkan pada Gambar 4.
STATUS LITBANG VHTR DI BATAN
BATAN melalui Bidang Pengembangan Reaktor (BPR) – PTRKN sudah mulai mengembangkan desain konseptual Reaktor Gas Temperatur Tinggi (RGTT), suatu desain reaktor maju yang mengacu pada desain reaktor Generasi-IV tipe VHTR, dengan keunggulan adalah kemampuannya untuk dikopel dengan sistem konversi energi dengan konfigurasi sistem kogenerasi. Kegiatan litbang ini dimulai pada tahun 2010, dan pada tahun 2014 diharapkan telah dapat diselesaikan desain konseptual reaktor daya maju untuk kogenerasi. RGTT200K adalah nama untuk reaktor tipe VHTR yang dikembangkan oleh BPR-PTRKN dengan mengacu pada desain dasar reaktor tipe HTGR yang pernah beroperasi di Jerman. RGTT200K didesain tidak hanya untuk membangkitkan daya listrik saja, tetapi secara bersamaan dapat juga menghasilkan energi panas atau uap untuk proses industri seperti gasifikasi atau pencairan batubara, produksi hidrogen, serta desalinasi (konfigurasi sistem kogenerasi). Gambar 5 adalah diskripsi RGTT200K yang menunjukkan desain konseptual diagram alir RGTT200K Rev.0 yang memanfaatkan siklus Brayton untuk konversi energinya. Pemnafaatan siklus Brayton mempunyai efisiensi termodinamika yang lebih baik dari siklus Rankine yang dimanfatkan pada PLTN yang banyak beroperasi pada saat ini (terutama PLTN tipe PWR dan BWR).