Kalau di Negara-negara Asia dan di belahan benua lain pada gegap gempita membangun PLTN, bagaimana untuk kawasan Asean, Negara-negara tetangga kita. Ternyata mereka tidak mau ketinggalan dalam program pembangunan PLTN. Lihat saja perkembangan Negara Vietnam, Thailand, Malaysia atau bahkan Singapura.
Vietnam
-
Telah melakukan Studi Pra-Kelayakan (2002-2005)
-
Konggres telah menyetujui untuk membangun 2 unit PLTN di propinsi Ninh Thuan
-
Pemerintah Vietnam telah memutuskan untuk membangun PLTN unit pertama dari Rusia (ROSATOM)
-
Target operasi sebelum 2020
Malaysia
-
Telah terbentuk Tim Nasional yang bertugas melaksanakan program PLTN
-
Saat ini sedang dilakukan Pra Kelayakan PLTN yang diharapkan segera selesai(2010)
-
Posisi Malaysia ditinjau dari kesiapan infrastruktur masih pada Phase 0 (pencanangan program PLTN) dengan target studi kelayakan pada 2014
-
Target operasi PLTN pertama pada tahun 2025 dan yang kedua pada 2027
Thailand
-
Telah terbentuk Tim Nasional (NEPIO) yang bertugas menyiapkan dan melaksanakan program PLTN
-
Sedang melakukan studi kelayakan dan survei tapak
-
Target operasi PLTN pertama sekitar tahun 2020
Singapura
-
Telah dibentuk Economic Strategies Committe (ESC) pada Mei 2009
-
Rekomendasi ESC antara lain:
-
Perlu dilakukan studi kelayakan opsi nuklir dengan memperhatikan aspek keselamatan, teknologi dan keekonomian
-
Membangun kepakaran (expertise) di bidang teknologi energi nuklir
Jadi kalau kita melongok ke negara-negara tetangga, ternyata mereka juga sudah menyiapkan program PLTN. Malah Vietnam lebih maju lagi, telah teken kontrak dengan ROSATOM, perusahaan PLTN dari Rusia, untuk membangun dua unit PLTN di Vietnam. Begitu juga Malaysia, Thailand atau bahkan Singapura yang tidak punya lahan untuk pembangunan PLTN pun sudah merencanakan penggunaan energi nuklir.